Tag Archives: upakyana

Untuk Kamu yang Begitu Dekat Namun Seakan Begitu Jauh

sebuah tanya tentang kematian supaya ridla menerima segala tiba Untuk sesuatu yang begitu dekat intaiannya, kematian sering menjadi sebuah hal yang teramat asing. Bukan hanya karena kita tidak ingin mengenalnya, melainkan juga karena kita tidak mampu mengenalnya. Raut kematian serupa kegelapan senyap atau ketiadaan hakiki. Di dalamnya tinggal sebuah tanya yang gamang. Tanya seluas segara kehidupan yang melengkung, namun tidak… Read more »

Didik

      2 Comments on Didik

Orang Yunani kuno biasa mengisi waktu luang mereka dengan mengunjungi sebuah tempat atau seseorang yang telah diakui kepandaiannya. Mereka datang untuk bertanya tentang aneka persoalan, baik terkait dengan ilmu praktis atau mistis. Aktivitas beranjangsana serta bertanya ini mereka namai dengan istilah skhole, scola, scolae, atau schola. Empat lema tersebut memiliki definisi sama: “waktu yang digunakan untuk belajar”. Jauh sebelum aktivitas… Read more »

#KartiniDJP Sukindar Setyaningrum: Tetap Menyusui walau Keluar Masuk Pedalaman Kalimantan

Dalam kondisi hamil 6,5 bulan, Sukindar Setyaningrum harus segera mengepak barang-barang dan berangkat ke Balikpapan. Selembar keputusan mutasi membawanya meneruskan karier sebagai fungsional penilai di Kantor Wilayah DJP Kalimantan Timur dan Utara untuk lama yang ia tak bisa inderai. Saat itu, ia berpikir bahwa konsekuensi bertugas di bumi Borneo berarti keharusan untuk keluar masuk hutan, selain tentu saja berjarak sebegitu… Read more »

#KartiniDJP Retno Widi Astuti, Penggemar Ular, Menyita tanpa Gentar

Gugurnya seorang rekan dengan profesi serupa jelas menerbitkan gundah yang tidak hanya mencekat diriya, tetapi juga keluarganya. Apalagi, ia adalah seorang perempuan, yang sering ditempatkan sebagai gender kedua. Imajinasi atas kemungkinan-kemungkinan yang bisa muncul sempat membuat keluarganya resah sehingga memintanya supaya lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugas. Tapi toh Retno Widi Astuti terus melaju. Ia terus melaksanakan pekerjaannya sebagai Juru Sita… Read more »

#KartiniDJP Emie Zulaikhah: Ibu Delapan Anak yang Tetap Perkasa

Dikaruniai delapan orang anak tidak pernah sedikit pun mengendurkan itikad Emie Zulaikhah untuk bekerja sebaik-baik dan sehormat-hormatnya. Meski terkadang didera keharusan bekerja lembur di malam hari maupun akhir pekan, Emie selalu berkomitmen dalam melaksanakannya. Ia sangat fokus, disiplin, dan sebisa mungkin tidak membuang-buang waktu di kantor untuk hal-hal yang tak ada kaitannya dengan pekerjaan. Sebagai Account Representative KPP Pratama Yogyakarta,… Read more »

Rangkaian Keajaiban di Semesta Fantasi Ziggy

resensi novel Semua Ikan di Langit Itu adalah buku tentang petualangan yang dikomandoi seorang anak lelaki dan membawa rombongannya  berpindah-pindah: dari bumi, luar angkasa, hingga seluruh semesta. Masing-masing cerita dijeda oleh ilustrasi yang digambar sendiri oleh penulisnya. Tahu buku apa yang sedang kita bicarakan? Jika menyukai sastra lawas, barangkali Anda akan mengasosiasikannya dengan karya penulis Perancis, Antoine de Saint-Exupery, “The Little… Read more »

Yang Bukan Jazz di Festival Java Jazz

Sore itu, si lelaki muda memilih setelan jas dibandingkan kemeja batik. Padahal, rekan-rekannya bersetia dengan kostum manggung seperti biasa. Mungkin karena ini adalah festival jazz terbesar di belahan bumi selatan, ia ingin memberi kesan berbeda, pikir saya. Tapi, selain jas, dandanannya sama belaka. Ia masih meminyaki rambut dan menyisirnya ke belakang. Juga matanya yang tampak tak bisa dibuka lebar-lebar itu…. Read more »

Menjejak Blauran, Melihat Klandasan

Di dalam mobil itu, mulut saya tiba-tiba menyalak seperti anjing yang sedang berseru-seru. Saya terkejut, tentu saja, setidaknya pada dua hal: keluwesan saya mengabsen nama-nama binatang, dan pada sumpah serapah itu sendiri. Tidak biasanya saya lancar mengumpat ketika mengemudi. Apalagi permasalahannya sepele: salah menggeser tuas lampu sen. Mungkin benar belaka kalau saya kelabakan akibat terlalu bersemangat, atau terlalu waswas karena tawaran… Read more »

Keroncong Sebelum Kereta

      4 Comments on Keroncong Sebelum Kereta

Mulanya adalah sebuah sore di Stasiun Gambir. Saya terlalu cepat tiba dan lantai dua gedung itu masih begitu lengang. Hanya ada penjaja makanan dan buku yang berbincang dengan dagangan masing-masing. Lalu, tak seberapa lama, lima orang yang mengusung gitar, bas, biola, dan ukulele cak, datang dan mencolokkan kabel ke pelantam suara. Usai salam dan perkenalan singkat, mereka mulai memetik, menggesek,… Read more »

Pulangkah Kita?

      No Comments on Pulangkah Kita?

Tenanglah. Aku tak pernah mengharap oleh-oleh dari orang yang hidupnya susah. Kamu bisa pulang dengan rindu yang masih utuh saja sudah merupakan berkah. Pulang ya pulang saja. Tak usah repot-repot membawa buah tangan yang hanya akan membuat tanganku gemetar dan mataku basah. (Surat Pulang – Joko Pinurbo) Dua windu lalu di Paris, seorang lelaki tua menghirup udara lamat-lamat sebagai bagian… Read more »