Tag Archives: upakyana

#KartiniDJP Retno Widi Astuti, Penggemar Ular, Menyita tanpa Gentar

DP3M0946a-3

Gugurnya seorang rekan dengan profesi serupa jelas menerbitkan gundah yang tidak hanya mencekat diriya, tetapi juga keluarganya. Apalagi, ia adalah seorang perempuan, yang sering ditempatkan sebagai gender kedua. Imajinasi atas kemungkinan-kemungkinan yang bisa muncul sempat membuat keluarganya resah sehingga memintanya supaya lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugas. Tapi toh Retno Widi Astuti terus melaju. Ia terus melaksanakan pekerjaannya sebagai Juru Sita… Read more »

#KartiniDJP Emie Zulaikhah: Ibu Delapan Anak yang Tetap Perkasa

Emie dan Keluarganya

Dikaruniai delapan orang anak tidak pernah sedikit pun mengendurkan itikad Emie Zulaikhah untuk bekerja sebaik-baik dan sehormat-hormatnya. Meski terkadang didera keharusan bekerja lembur di malam hari maupun akhir pekan, Emie selalu berkomitmen dalam melaksanakannya. Ia sangat fokus, disiplin, dan sebisa mungkin tidak membuang-buang waktu di kantor untuk hal-hal yang tak ada kaitannya dengan pekerjaan. Sebagai Account Representative KPP Pratama Yogyakarta,… Read more »

Rangkaian Keajaiban di Semesta Fantasi Ziggy

Cover Semua Ikan di Langit copy

resensi novel Semua Ikan di Langit Itu adalah buku tentang petualangan yang dikomandoi seorang anak lelaki dan membawa rombongannya  berpindah-pindah: dari bumi, luar angkasa, hingga seluruh semesta. Masing-masing cerita dijeda oleh ilustrasi yang digambar sendiri oleh penulisnya. Tahu buku apa yang sedang kita bicarakan? Jika menyukai sastra lawas, barangkali Anda akan mengasosiasikannya dengan karya penulis Perancis, Antoine de Saint-Exupery, “The Little… Read more »

Yang Bukan Jazz di Festival Java Jazz

DSCF1316

Sore itu, si lelaki muda memilih setelan jas dibandingkan kemeja batik. Padahal, rekan-rekannya bersetia dengan kostum manggung seperti biasa. Mungkin karena ini adalah festival jazz terbesar di belahan bumi selatan, ia ingin memberi kesan berbeda, pikir saya. Tapi, selain jas, dandanannya sama belaka. Ia masih meminyaki rambut dan menyisirnya ke belakang. Juga matanya yang tampak tak bisa dibuka lebar-lebar itu…. Read more »

Menjejak Blauran, Melihat Klandasan

DSCF0641

Di dalam mobil itu, mulut saya tiba-tiba menyalak seperti anjing yang sedang berseru-seru. Saya terkejut, tentu saja, setidaknya pada dua hal: keluwesan saya mengabsen nama-nama binatang, dan pada sumpah serapah itu sendiri. Tidak biasanya saya lancar mengumpat ketika mengemudi. Apalagi permasalahannya sepele: salah menggeser tuas lampu sen. Mungkin benar belaka kalau saya kelabakan akibat terlalu bersemangat, atau terlalu waswas karena tawaran… Read more »

Keroncong Sebelum Kereta

      4 Comments on Keroncong Sebelum Kereta
Pengasong Keroncong di Stasiun Semarang Tawang

Mulanya adalah sebuah sore di Stasiun Gambir. Saya terlalu cepat tiba dan lantai dua gedung itu masih begitu lengang. Hanya ada penjaja makanan dan buku yang berbincang dengan dagangan masing-masing. Lalu, tak seberapa lama, lima orang yang mengusung gitar, bas, biola, dan ukulele cak, datang dan mencolokkan kabel ke pelantam suara. Usai salam dan perkenalan singkat, mereka mulai memetik, menggesek,… Read more »

Pulangkah Kita?

      No Comments on Pulangkah Kita?
img_9924-1024x683

Tenanglah. Aku tak pernah mengharap oleh-oleh dari orang yang hidupnya susah. Kamu bisa pulang dengan rindu yang masih utuh saja sudah merupakan berkah. Pulang ya pulang saja. Tak usah repot-repot membawa buah tangan yang hanya akan membuat tanganku gemetar dan mataku basah. (Surat Pulang – Joko Pinurbo) Dua windu lalu di Paris, seorang lelaki tua menghirup udara lamat-lamat sebagai bagian… Read more »

Dolanan yang Memugar Ingatan

      No Comments on Dolanan yang Memugar Ingatan
DSCF0978

Gadis kecil itu melempar pecahan genteng ke jalan raya. Di dalam sebuah gambar kotak yang dibentuk dari garis kapur, pecahan tadi mendarat dengan sempurna. Kemudian ia melompat-lompat dengan kaki kanannya sementara kaki kirinya ia angkat. Ia berusaha keras menjaga keseimbangan sambil menjejaki gambar-gambar kotak lainnya yang tidak berisi pecahan genteng. Setelah sampai di ujung, ia berbalik dan melompat kembali ke… Read more »

Gula Kacang

      3 Comments on Gula Kacang
bapa gula kacang

“Sedoso Mas, niku angsal selangkung” (Sepuluh ribu Mas, dapat 25 buah) “Nggih, Pak. Kulo tumbas sedoso ewu, nggih“ Bapak tersebut mengambil plastik bening dari bawah bakulnya. Ia mulai memasukkan satu per satu gula kacang ke dalamnya. “Pak, saking jam pinten wonten menika ?”, Saya bertanya sejak pukul berapa ia datang di tempat ini. “Sediluk Mas, kula tak ngitung sek ya”… Read more »