Tag Archives: renungan

Gurun Puisi WS Rendra

      No Comments on Gurun Puisi WS Rendra

Rendra menerbitkan buku puisi terakhir pada tahun 1997. Pada saat itu, Yayasan Obor milik Mochtar Lubis lah yang menelurkan kumpulan puisi Mencari Bapa dan Perjalanan Bu Aminah sebagai karya terakhir Willybrordus Surendra Bhawana Rendra Brotoatmojo. Ya, itulah nama lengkap dari Willy Sulaiman Rendra. Nama terakhir digunakan setelah Rendra masuk Islam pada tahun 1970. Rendra, dikenal sebagai penyair pamflet. Penyair Pamflet… Read more »

Kita dan Benda-Benda

      No Comments on Kita dan Benda-Benda

Seorang Plato mempercayai bahwa dunia indra adalah dunia yang tidak sempurna karena dalam dunia indra, segalanya berubah. Dunia indra mentransformasikan sesuatu yang datang menjadi sebuah proyeksi kebenaran, sebelum sesuatu tersebut akhirnya pergi. Maka, Plato pun mengutuk nafsu dan menjadikannya tingkatan paling bawah dari bagian manusia. Tentu kita mengenal penjelasan yang digurat oleh Plato pada masa lalu, di mana sebagian besar… Read more »

Kerja

      4 Comments on Kerja

Sedikitnya lima hari dalam seminggu, sinar matahari terbit akan saya tentang demi berangkat menuju kantor. Debu dan asap juga menjadi karib mengiringi perjalanan yang biasanya memakan waktu 15 menit itu. Tempat yang saya tuju adalah sebuah gedung megah di bilangan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Di sanalah, sembilan jam waktu saya amblas untuk melakukan aktivitas yang disebut dengan bekerja. Pekerjaan adalah… Read more »

Tiga Puluh Tiga Tahun dan Gerhana

Gerhana Matahari Total kala itu jatuh pada hari Sabtu, 11 Juni 1983. Menteri Penerangan, Harmoko, dengan ucapan yang diawali “menurut petunjuk Bapak Presiden….” meminta masyarakat untuk tetap tinggal di dalam rumah saja karena gerhana matahari total dianggap membahayakan. Arahan ini dilanjutkan sikap sendhiko dhawuh dari jajaran pemerintah di bawahnya. Camat, Kapolres, serta Danramil membuat pengamanan ekstra agar masyarakat benar-benar melaksanakan… Read more »

Seks dan Tuhan yang Kehilangan Peran

Sains dan agama adalah potret relasi-cinta-benci abadi. Kadang relasi tersebut berisi gairah yang membuncah, keinginan saling memeluk, bergandengan, dan berusaha menyatukan visi, tapi di sisi lain mereka mempertontonkan percik-percik benci, usaha saling memunggungi, hingga pengejawantahan laku egoistik. Potret tersebut muncul salah satunya dalam usaha menelaah seks. Kajian agama menjelaskan seks sebagai sebuah aktivitas kudus karena seks menjadi media regenerasi; penciptaan… Read more »

Gula Kacang

      3 Comments on Gula Kacang

“Sedoso Mas, niku angsal selangkung” (Sepuluh ribu Mas, dapat 25 buah) “Nggih, Pak. Kulo tumbas sedoso ewu, nggih“ Bapak tersebut mengambil plastik bening dari bawah bakulnya. Ia mulai memasukkan satu per satu gula kacang ke dalamnya. “Pak, saking jam pinten wonten menika ?”, Saya bertanya sejak pukul berapa ia datang di tempat ini. “Sediluk Mas, kula tak ngitung sek ya”… Read more »

Sakramen

      1 Comment on Sakramen

untuk istriku yang berulang tahun ke-25 Ketika Karen Armstrong mengisahkan sebuah fragmen pernikahan Rasulullah SAW dengan Ummu Salamah dalam buku “Muhammad: The Prophet of Our Time“, mungkin beberapa dari kita akan mengernyitkan dahi. Dalam fragmen itu, dikisahkan Ummu Salamah yang mula-mula enggan menikah dengan Rasulullah karena beliau sangat mencintai suaminya yang baru saja mati syahid. Namun, ketika Muhammad tersenyum dengan… Read more »