Tag Archives: feature

Kampung yang Dibuat dari Pelangi

      No Comments on Kampung yang Dibuat dari Pelangi

Tahun lalu, beberapa anak muda menjinjing kaleng cat ke sebuah perkampungan di Gunung Brintik, Semarang. Mereka meminta izin mengecat beberapa rumah sebagai salah satu proyek kuliah. Kampung yang semula kumuh dan seram karena berbatasan dengan pekuburan terbesar di Asia Tenggara itu, dipulas warna-warni. Imaji menyeramkan yang lama tertabal pun luntur. Melihat warna-warni menghiasi sebagian rumah, Pemerintah Kota Semarang yang kebetulan… Read more »

Memainkan Mimpi-Mimpi di World of Ghibli

Tidak banyak film animasi yang bisa memenuhi prasyarat sebuah mutu baik: mampu bercerita dengan indah dan memenuhi ruang hati penontonnya dengan perasaan yang berwarna. Dari sedikit film yang bermutu baik itu, film-film produksi Studio Ghibli adalah sebagian yang punya posisi tak tergoyahkan. Mereka, secara konsisten, menyajikan film-film animasi yang bisa memberikan nuansa hangat di dada. Saya sendiri tidak terlampau ingat… Read more »

Busana adalah Identitas

      3 Comments on Busana adalah Identitas

Sekurang-kurangnya, dua stel kemeja berwarna biru-muda-agak-tua-sedikit-yang-memiliki-kode-pantone-658c pasti selalu tersedia di lemari setiap PNS Kementerian Keuangan. Soalnya, peraturan perklambian menegaskan betul kalau PNS Kemenkeu harus mengenakan kemeja itu, berpadu dengan bawahan biru tua, saban Rabu. Maka, haram hukumnya para PNS ini, termasuk saya, kalau hanya memiliki satu stel saja, apalagi tidak punya. Selain bakal dipandang dengan mata yang terpicing, tidak mengenakan… Read more »

Nyoto Roso: Sisa Pertaruhan Para Penjaja Penganan di Pantura

Jarum jam baru saja berlari dari angka 12. Sayup-sayup, gema lapar menguar di udara. Cuaca Batang, kota kecil di garis pantura, mengirimkan keroncongan langsung ke perut orang-orang. “Nanti siang makan di Nyoto Roso ya, ayamnya enak,” Istri saya memberi tanda kalau perutnya juga ikut berontak dan minta diisi. “Jauh nggak dari sini?” “Lumayan. Deket perbatasan Batang-Kendal.” Duh, Gusti. Mobil kami baru… Read more »

Mengerat Senja di Pelabuhan Sunda Kelapa

Matahari belum surut dan sore belum begitu rapi waktu saya beranjak ke arah utara. “Kalau Jakarta sedang tidak panas dan jalanan juga sedang tidak ramai, pergilah ke Pelabuhan Sunda Kelapa”, kata seorang teman. Ia mengucapkannya beberapa bulan lalu. Tetapi, baru sore ini saya bisa menggelandang diri ke sana. Kebetulan, hari sedang libur dan sengatan matahari seperti remaja yang kali pertama… Read more »

Sebuah Resah dalam Ziarah

  badai Tuan telah berlalu, salahkah ku menuntut mesra tiap pagi menjelang, kau di sampingku ku aman ada bersamamu selamanya sampai kita tua, sampai jadi debu kau di liang yang satu ku di sebelahmu Kalau kau pernah mendengar lagu Sampai jadi Debu milik Banda Neira ini, niscaya bait-baitnya akan terus memutar dan memugar di kepala, setidaknya sampai belasan menit setelah… Read more »

Ugal-ugalan Memakan Ikan Goropa di Padapu

Sebenarnya kami percaya saja ketika rekan kami, Rahman Duwingik, bilang bahwa perjalanan ke Ampana, Tojo Una-Una, bakal santai. Dari balik kemudi, Rahman berkata kalau ia sedang tidak ingin kebut-kebutan di jalan Trans Sulawesi. Terlebih, tidak ada yang kami kejar hingga beberapa jam ke depan. Penugasan di sana baru mulai esok dan Ampana, mengutip kelakar yang dulu pernah dianggap lucu, juga… Read more »

Sati, Jihad, dan Mereka yang Mendatangi Kematian

sebuah tanya tentang kematian  Meskipun suaminya telah tiada, Dewi Anggraini tetap bergeming terhadap rayuan Arjuna. Ia lebih memilih melakukan bela pati, mengakhiri nyawanya sendiri, daripada menjadi istri Sang Lelananging Jagad. Anggraini mengikrarkan cintanya hanya kepada Ekalaya. Cinta yang juga membawanya tumpas dalam janji sehidup semati berbalut kesetiaan. Apa yang ada di pikiran Dewi Anggraini tatkala memutuskan untuk menemui maut yang… Read more »

Melukis Kembali Gelap Terang Kartini

Hal yang harus disadari dalam upaya mengangkat biografi Kartini ke dalam media cerita adalah narasi Kartini yang begitu besar. Kartini, sepanjang hidupnya, menggugat banyak hal sehingga banyak juga kacamata yang bisa digunakan untuk menerjemahkan kisah hidup Kartini. Itu pun belum memperhitungkan pelbagai bentuk kanonisasi terhadap narasi Kartini yang telah berlangsung hampir seumur kematian Kartini itu sendiri. Berpendarnya narasi Kartini yang… Read more »

#KartiniDJP Sukindar Setyaningrum: Tetap Menyusui walau Keluar Masuk Pedalaman Kalimantan

Dalam kondisi hamil 6,5 bulan, Sukindar Setyaningrum harus segera mengepak barang-barang dan berangkat ke Balikpapan. Selembar keputusan mutasi membawanya meneruskan karier sebagai fungsional penilai di Kantor Wilayah DJP Kalimantan Timur dan Utara untuk lama yang ia tak bisa inderai. Saat itu, ia berpikir bahwa konsekuensi bertugas di bumi Borneo berarti keharusan untuk keluar masuk hutan, selain tentu saja berjarak sebegitu… Read more »