Tag Archives: esai

Tiga Puluh Tiga Tahun dan Gerhana

Gerhana Matahari Total kala itu jatuh pada hari Sabtu, 11 Juni 1983. Menteri Penerangan, Harmoko, dengan ucapan yang diawali “menurut petunjuk Bapak Presiden….” meminta masyarakat untuk tetap tinggal di dalam rumah saja karena gerhana matahari total dianggap membahayakan. Arahan ini dilanjutkan sikap sendhiko dhawuh dari jajaran pemerintah di bawahnya. Camat, Kapolres, serta Danramil membuat pengamanan ekstra agar masyarakat benar-benar melaksanakan… Read more »

Seks dan Tuhan yang Kehilangan Peran

Sains dan agama adalah potret relasi-cinta-benci abadi. Kadang relasi tersebut berisi gairah yang membuncah, keinginan saling memeluk, bergandengan, dan berusaha menyatukan visi, tapi di sisi lain mereka mempertontonkan percik-percik benci, usaha saling memunggungi, hingga pengejawantahan laku egoistik. Potret tersebut muncul salah satunya dalam usaha menelaah seks. Kajian agama menjelaskan seks sebagai sebuah aktivitas kudus karena seks menjadi media regenerasi; penciptaan… Read more »

Payudara

      No Comments on Payudara

Dengan mahar 40 hingga 50 juta rupiah, seorang perempuan dapat mengubah bentuk payudaranya secara permanen. Harga tersebut adalah jumlah mahar yang harus ditebus untuk dapat melakukan operasi payudara di Indonesia. Variasi mahar yang perlu diimpaskan berbeda-beda di setiap tempat tergantung fasilitas yang diperoleh pasien implantasi payudara dan kerumitan prosedur operasi yang akan dilaksanakan. Pada tahun 2014,¬† American Society of Plastic… Read more »

Mundur

      4 Comments on Mundur

Richard Lloyd Parry dalam bukunya In Time of Madness¬†menyebut bahwa akhir dari orde baru terasa seperti seks tanpa orgasme. Momen yang seharusnya menjadi titik tolak dari pangkal segala kebobrokan negara selama lebih dari tiga dasawarsa menjadi kisah yang melempem. Titik itu berlangsung alakadarnya, sangat biasa, dan antiklimaks. Dalam nada yang lebih pahit, ia menyebut momen tersebut sebagai momen historis yang… Read more »