Tag Archives: catatan

Didik

      2 Comments on Didik

Orang Yunani kuno biasa mengisi waktu luang mereka dengan mengunjungi sebuah tempat atau seseorang yang telah diakui kepandaiannya. Mereka datang untuk bertanya tentang aneka persoalan, baik terkait dengan ilmu praktis atau mistis. Aktivitas beranjangsana serta bertanya ini mereka namai dengan istilah skhole, scola, scolae, atau schola. Empat lema tersebut memiliki definisi sama: “waktu yang digunakan untuk belajar”. Jauh sebelum aktivitas… Read more »

#KartiniDJP Julien Sri Redjeki Manossoh, Pengawal Tapal Batas di Utara Nusantara

Pernah, tempat paling utara Indonesia itu diakui Filipina sebagai miliknya. Itu dulu, sebelum narasi nasion terbentuk dan menelurkan Indonesia sebagai namanya. Setelah meyakini diri mardika, tempat itu menjadi beranda nusantara di tepi utara. Tapi persoalan batas belum berakhir. Sebuah aplikasi peta daring dari raksasa internet dunia masih menempatkannya sebagai bagian dari negeri seberang: Filipina. Ini mungkin salah. Namun, letak tempatnya… Read more »

#KartiniDJP Retno Widi Astuti, Penggemar Ular, Menyita tanpa Gentar

Gugurnya seorang rekan dengan profesi serupa jelas menerbitkan gundah yang tidak hanya mencekat diriya, tetapi juga keluarganya. Apalagi, ia adalah seorang perempuan, yang sering ditempatkan sebagai gender kedua. Imajinasi atas kemungkinan-kemungkinan yang bisa muncul sempat membuat keluarganya resah sehingga memintanya supaya lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugas. Tapi toh Retno Widi Astuti terus melaju. Ia terus melaksanakan pekerjaannya sebagai Juru Sita… Read more »

Rangkaian Keajaiban di Semesta Fantasi Ziggy

resensi novel Semua Ikan di Langit Itu adalah buku tentang petualangan yang dikomandoi seorang anak lelaki dan membawa rombongannya  berpindah-pindah: dari bumi, luar angkasa, hingga seluruh semesta. Masing-masing cerita dijeda oleh ilustrasi yang digambar sendiri oleh penulisnya. Tahu buku apa yang sedang kita bicarakan? Jika menyukai sastra lawas, barangkali Anda akan mengasosiasikannya dengan karya penulis Perancis, Antoine de Saint-Exupery, “The Little… Read more »

Menjejak Blauran, Melihat Klandasan

Di dalam mobil itu, mulut saya tiba-tiba menyalak seperti anjing yang sedang berseru-seru. Saya terkejut, tentu saja, setidaknya pada dua hal: keluwesan saya mengabsen nama-nama binatang, dan pada sumpah serapah itu sendiri. Tidak biasanya saya lancar mengumpat ketika mengemudi. Apalagi permasalahannya sepele: salah menggeser tuas lampu sen. Mungkin benar belaka kalau saya kelabakan akibat terlalu bersemangat, atau terlalu waswas karena tawaran… Read more »

Bukan Sedu Sedan, Melainkan Keredupan Kehidupan

Review Manchester by the Sea Yang seringkali diceritakan film ketika bicara tentang manusia adalah kedigdayaan, proses menuju sukses, atau keceriaan yang begitu gegap gempita. Film seakan-akan dibuat untuk memberikan inspirasi hingga luput menceritakan sisi kehidupan manusia dengan wajar. Heroisme atau fatalisme ditampilkan berlebihan dan membuat film kehilangan gambaran keseharian manusia yang, kebanyakan, tidak bernasib seindah itu. Begitu juga bila film… Read more »

Keroncong Sebelum Kereta

      4 Comments on Keroncong Sebelum Kereta

Mulanya adalah sebuah sore di Stasiun Gambir. Saya terlalu cepat tiba dan lantai dua gedung itu masih begitu lengang. Hanya ada penjaja makanan dan buku yang berbincang dengan dagangan masing-masing. Lalu, tak seberapa lama, lima orang yang mengusung gitar, bas, biola, dan ukulele cak, datang dan mencolokkan kabel ke pelantam suara. Usai salam dan perkenalan singkat, mereka mulai memetik, menggesek,… Read more »

Gurun Puisi WS Rendra

      No Comments on Gurun Puisi WS Rendra

Rendra menerbitkan buku puisi terakhir pada tahun 1997. Pada saat itu, Yayasan Obor milik Mochtar Lubis lah yang menelurkan kumpulan puisi Mencari Bapa dan Perjalanan Bu Aminah sebagai karya terakhir Willybrordus Surendra Bhawana Rendra Brotoatmojo. Ya, itulah nama lengkap dari Willy Sulaiman Rendra. Nama terakhir digunakan setelah Rendra masuk Islam pada tahun 1970. Rendra, dikenal sebagai penyair pamflet. Penyair Pamflet… Read more »

Kerja

      4 Comments on Kerja

Sedikitnya lima hari dalam seminggu, sinar matahari terbit akan saya tentang demi berangkat menuju kantor. Debu dan asap juga menjadi karib mengiringi perjalanan yang biasanya memakan waktu 15 menit itu. Tempat yang saya tuju adalah sebuah gedung megah di bilangan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Di sanalah, sembilan jam waktu saya amblas untuk melakukan aktivitas yang disebut dengan bekerja. Pekerjaan adalah… Read more »