Monthly Archives: May 2017

Ugal-ugalan Memakan Ikan Goropa di Padapu

Sebenarnya kami percaya saja ketika rekan kami, Rahman Duwingik, bilang bahwa perjalanan ke Ampana, Tojo Una-Una, bakal santai. Dari balik kemudi, Rahman berkata kalau ia sedang tidak ingin kebut-kebutan di jalan Trans Sulawesi. Terlebih, tidak ada yang kami kejar hingga beberapa jam ke depan. Penugasan di sana baru mulai esok dan Ampana, mengutip kelakar yang dulu pernah dianggap lucu, juga… Read more »

Sati, Jihad, dan Mereka yang Mendatangi Kematian

sebuah tanya tentang kematian¬† Meskipun suaminya telah tiada, Dewi Anggraini tetap bergeming terhadap rayuan Arjuna. Ia lebih memilih melakukan bela pati, mengakhiri nyawanya sendiri, daripada menjadi istri Sang Lelananging Jagad. Anggraini mengikrarkan cintanya hanya kepada Ekalaya. Cinta yang juga membawanya tumpas dalam janji sehidup semati berbalut kesetiaan. Apa yang ada di pikiran Dewi Anggraini tatkala memutuskan untuk menemui maut yang… Read more »

Untuk Kamu yang Begitu Dekat Namun Seakan Begitu Jauh

sebuah tanya tentang kematian supaya ridla menerima segala tiba Untuk sesuatu yang begitu dekat intaiannya, kematian sering menjadi sebuah hal yang teramat asing. Bukan hanya karena kita tidak ingin mengenalnya, melainkan juga karena kita tidak mampu mengenalnya. Raut kematian serupa kegelapan senyap atau ketiadaan hakiki. Di dalamnya tinggal sebuah tanya yang gamang. Tanya seluas segara kehidupan yang melengkung, namun tidak… Read more »

Didik

      2 Comments on Didik

Orang Yunani kuno biasa mengisi waktu luang mereka dengan mengunjungi sebuah tempat atau seseorang yang telah diakui kepandaiannya. Mereka datang untuk bertanya tentang aneka persoalan, baik terkait dengan ilmu praktis atau mistis. Aktivitas beranjangsana serta bertanya ini mereka namai dengan istilah skhole, scola, scolae, atau schola. Empat lema tersebut memiliki definisi sama: “waktu yang digunakan untuk belajar”. Jauh sebelum aktivitas… Read more »