Monthly Archives: March 2017

Yang Bukan Jazz di Festival Java Jazz

DSCF1316

Sore itu, si lelaki muda memilih setelan jas dibandingkan kemeja batik. Padahal, rekan-rekannya bersetia dengan kostum manggung seperti biasa. Mungkin karena ini adalah festival jazz terbesar di belahan bumi selatan, ia ingin memberi kesan berbeda, pikir saya. Tapi, selain jas, dandanannya sama belaka. Ia masih meminyaki rambut dan menyisirnya ke belakang. Juga matanya yang tampak tak bisa dibuka lebar-lebar itu…. Read more »

Java Jazz yang Selalu Dekat

      4 Comments on Java Jazz yang Selalu Dekat
DSCF0742

Gerombolan kami berjumlah empat orang. Mas Yoyon, yang paling senior di antara kami, menyukai musik sesuai usianya: hits era 80-an akhir hingga 90-an. Niczen, seorang tua berpenampilan remaja, terobsesi pada segala yang berbau Korea, termasuk lagu-lagunya dan keinginan keras menjalani operasi plastik. Lalu Lucki, remaja tanggung yang lebih suka lagu indie daripada lagu India. Dan tentu saja saya, penikmat pop… Read more »

Menjejak Blauran, Melihat Klandasan

DSCF0641

Di dalam mobil itu, mulut saya tiba-tiba menyalak seperti anjing yang sedang berseru-seru. Saya terkejut, tentu saja, setidaknya pada dua hal: keluwesan saya mengabsen nama-nama binatang, dan┬ápada sumpah serapah itu sendiri. Tidak biasanya saya lancar mengumpat ketika mengemudi. Apalagi permasalahannya sepele: salah menggeser tuas lampu sen. Mungkin benar belaka kalau saya kelabakan akibat terlalu bersemangat, atau terlalu waswas karena tawaran… Read more »